Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 September 2011

Tips Cepat Cara Partisi Windows 7 Tanpa Software

Ikutilah langkahnya step by step :

1. Klik kanan pada My Computer -> klik Manage

2. Akan keluar jendela Computer Management

3. Klik pada Storage bar kemudian pilih Disk Management

4. Kemudian pilih Drive yang akan di partisi, misal drive E:

5. Sekarang klik kanan pada drive E: dan pilih Shrink Volume

6. Tentukan kapasitas yang Anda inginkan (ingat bahwa angka 1000 yang anda masukkan berarti 1 GB), misalnya Anda masukkan 200, maka sama dengan 200 MB.

7. Setelah menentukan kapasitasnya klik shrink dan tunggulah beberapa saat, akan muncul partisi berukuran 200 MB tetapi dalam kondisi Unalocated karena belum di format

8. Formatlah partisi baru tersebut dengan cara klik kanan pada partisi Unalocated tadi kemudian pilih new simple volume wizard,

9. Muncul New simple volume wizard klik next

10. Muncul jendela specify volume size klik next lagi

11. Muncul jendela assign drive letter or path klik next lagi.

12. Muncul jendela format partition. Pada file system pilih saja NTFS, kemudian pada volume label isikan nama label drive partisi anda”, kemudian klik next.

13. Muncul jendela completing the new simple volume wizard klik finish


semoga membantu Anda.


Tips Mempercepat Kinerja Komputer Dengan Flashdisk



Semakin banyak aplikasi yang kita instal di komputer akan menyebabkan lambatnya kinerja komputer, apalagi aplikasi yang digunakan berbau grafis dan video yang memerlukan resource hardware yang lumayan berat. Kalau hal ini dibiarkan tentunya akan mengganggu produktifitas kerja kita. Sebenarnya ada banyak solusi untuk mengatasi masalah itu, salah satunya yang paling praktis ya diupgrade saja hardware kompinya, namun kenyataannya untuk solusi ini tidak semua orang bisa melakukannya karena keterbatasan anggaran termasuk saya. Jika komputer anda sekarang mempunyai kapasitas memori terbatas, ada satu cara untuk meningkatakan kecepatan kerja komputer yaitu dengan menjadikan flashdisk sebagai penambah “memori” atau RAM.

Flashdisk yang selama ini digunakan hanya sebagai media penyimpan sekarang bisa dipakai sebagai “memori tambahan” dengan bantuan perangkat lunak eBoostr, caranya? mudah saja, ikuti langkah-langkah ini :

  • Download program eBoostr di SINI
  • Install/jalankan program ini dengan double-klik
  • Lakukan booting untuk menyempurnakan instalasi, selama proses booting jgn lupa untuk menancapkan flashdisk anda di port USB
  • Pilih “Add cache device” pilih drive flashdisk anda, tentukan besaran space
  • Pilih “Build Cache Now”
  • Tunggu sampai system Status berubah Active
  • Untuk membuktikan, coba buka “Windows Explorer”, pilih Drive Flashdisk anda kemudian lihat “Properties”nya.

Minggu, 27 Maret 2011

Tips Mengakses Situs Yang Di Blokir



Jika anda tidak bisa mengakses suatu situs karena dibatasi/diblokir oleh administrator jaringan atau ISP, maka pengguna akan mengalami kesulitan didalam mengakses situs yang di blokir tersebut.
Di bawah ini ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk mengakses situs-situs yang diblokir.

1. Menggunakan alamat IP
Apabila aplikasi yang digunakan hanya memblokir nama domain saja (misal: www.google.com), ini dapat disiasati dengan menggunakan alamat IP situs tersebut misalnya untuk google : http://209.85.171.99/).
Untuk mengetahui alamat IP sebuah situs, kita dapat mencoba melakukan ping terhadap situs tersebut. Caranya masuk ke command prompt (Start > Run > ketik: cmd > Enter) dan ketik ping nama_situs.com lalu tekan enter. Maka akan muncul alamat IP situs tersebut.

2. Menggunakan Proxy di Browser
Ada banyak sekali proxy gratis yang dapat Anda temukan di internet, beberapa situs yang bisa Anda pakai secara gratis:
http://www.freshproxylist.org
http://www.samair.ru
http://www.freshproxylist.net
http://www.freshproxylist.com
http://www.proxynext.com
Setelah Anda memilih salah satu proxy dari situs-situs di atas, konfigurasi browser Anda untuk menggunakan proxy tersebut.

3. Menggunakan Layanan Short URL
Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan layanan url shortening seperti :
http://www.tinyurl.com
http://www.moourl.com
http://www.snipurl.com
http://www.shorturl.com

4. Menggunakan Arsip Online dan Cache
Beberapa mesin pencari seperti Google dan Yahoo menyimpan tembolok berbagai situs populer yang tetap bisa melihat isi dari situs walaupun yang aslinya telah diblok atau dihapus sekalipun.
Klik link bertuliskan ‘cached’ maka kita akan dibawa ke halaman tembolok dari mesin pencari (apabila disimpan).

5. Menggunakan Layanan Anonymizer
Menggunakan layanan anonymizer, alamat IP dan informasi Anda yang lain tidak akan diketahui oleh situs yang Anda kunjungi.
Kebanyakan layanan seperti ini adalah berbayar, namun ada beberapa yang masih tersedia gratis seperti :
http://www.anonymouse.org
http://www.dailybestlinks.com
http://www.youhide.com
http://www.youhide.info

6. Menggunakan Penerjemah Online / Translator Online
Layanan penerjemah online yang terkenal seperti
http://world.altavista.com
http://translate.google.com
http://www.worldlingo.com
http://www.windowslivetranslator.com
Cukup masukkan URL situs yang diblok dan pilih opsi terjemahan ke dalam bahasa yang Anda inginkan (atau bahasa yang sama).

7. Berlangganan RSS Feed
Trik yang ini mungkin tidak berlaku untuk berbagai situs, tetapi jika situs yang ingin Anda kunjungi menyediakan fitur sindikasi RSS, (biasanya situs berita dan blog), Anda dapat mencoba untuk berlangganan dan membacanya dengan sebuah RSS/Feed Reader.
Layanan RSS/ Feed Reader yang dapat Anda gunakan bisa berupa aplikasi desktop (Feed Demon, Feed Reader dan Sharp Reader), web browser Firefox, Opera, IE dan lain-lain, atau dengan tambahan ekstensi (InfoRSS, Sage, dan NewsFox), dan yang terakhir menggunakan aplikasi online (Google Reader dan Feed Show).

8. Berlangganan Melalui Email
Layanan terbaik untuk cara yang ini adalah http://www.mail2web.com/.
Kita dapat berlangganan situs-situs favorit kita melalui email. Anda juga dapat berlangganan banyak situs sekaligus yang diatur dalam folder-folder sehingga tertata rapi. Setiap kali halaman situs berubah, Web2Mail akan secara otomatis mengirimkan halaman baru ke alamat email Anda. Anda juga dapat mengatur apa saja dan kapan dikirimkan.
Ada juga layanan RSSFWD yang akan secara otomatis mengubah RSS menjadi email yang dikirimkan ke akun email Anda.

9. Menggunakan Google Mobile Search
Anda juga dapat mencoba menggunakan Google mobile search, tetapi biasanya hasil yang didapat tidak maksimal.

Kamis, 17 Maret 2011

Tips Membuat Password Yang Aman Dari Serangan Hacker

Tips Membuat Password Yang Aman Dari Serangan Hacker. Dalam membuat suatu password dari akun tertentu, kita tidak boleh sembarangan dalam membuatnya jika kita tidak ingin password tersebut dijebol oleh hacker yang mampir ke komputer kita. Lebih-lebih password yang menyangkut transaksi keuangan dan juga password lainnya.

Kesalahan fatal dalam membuat password adalah dengan menggunakan nama kita, nomor rumah kita, nomor ponsel/telepon, nama jalan rumah, atau bahkan tempat/tanggal lahir kita. Dengan menggunakan hal-hal tersebut akan ,memudahkan hacker untuk “menjebol” password kita.

Berikut adalah tips membuat password yang aman dari serangan hacker.

Pertama, selalu gunakan karakter secara maksimum. Biasanya dalam membuat password ditentukan jumlah karakter minimal dan jumlah karakter maksimal yang bisa kita gunakan. Gunakanlah karakter secara maksimal. Karena semakin panjang karakter yang kita gunakan maka password tersebut semakin sulit untuk ditebak oleh orang lain (hacker).

Kedua, hindari menggunakan data pribadi kita. Cobalah untuk menghindari menggunakan data pribadi, seperti nama kita, nama anak atau nama pasangan kita, nama jalan, nama kota dan lain-lain. Jika ada pihak-pihak tertentu yang mengenai data-data pribadi secara detail maka mereka akan dengan mudah untuk menebak password kita dengan menggunakan data-data tersebut.

Ketiga, gunakan kombinasi huruf kecil dan huruf besar. Dalam membuat password, kita biasanya menggunakan huruf kecil. Akan lebih baik dan aman jika kita menggunakan kombinasi huruf kecil dan huruf besar, dengan demikian akan mempersulit hacker untuk melacaknya.

Keempat, gunakan kombinasi huruf dan angka. Kita juga dapat menggunakan kombinasi huruf dan angka dalam suatu password yang kita buat. Dengan kombinasi tersebut akan mempersulit pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengetahui password milik kita.

Kelima, gunakan tool untuk mengacak password. Jika menginginkan, kita dapat menggunakan tool pihak ketiga baik yang gratis maupun yang berbayar untuk membuat password yang aman dari serangan pihak lain.

Keenam, jangan menuliskan password tersebut pada tempat apa pun dan juga pastikan kita tidak memberitahukan password tersebut kepada siapa pun termasuk keluarga kita.

Ketujuh, gantilah password tersebut secara periodik. Dengan mengganti password secara rutin diharapkan akan semakin menyulitkan pihak lain untuk menebak password kita.

Senin, 06 Desember 2010

Virtual Memory too low Warning Trouble in win xp and vista

When there is less physical memory than needed, then some virtual memory (virtual RAM) is created on the disk. When there is a limit set to the size of virtual memory usage and there is not enough of it present there is a warning that frequently comes “Virtual Memory too low”.

Solution 1 :
This problem occurs when physical RAM + Virtual RAM (usually created on hard disk) together are not sufficient to take care of the currently needed RAM size, or this situation is about to arise. This usually happens when some fixed upper limit for Virtual Memory has been set. To solve this problem, you can either upgrade you physical RAM on your computer (recommended), or you can set the Virtual Memory to system managed size or you can do both. Setting Virtual Memory to system managed size means windows will set it to higher size whenever needed automatically,for this,


Right click on My computer --> goto properties, goto advanced tab, click on performance settings, now click on advanced, now click on advanced, now click on change button for Virtual memory.

On this screen select the System managed size, press OK. After this re-start your computer. This will solve the virtual memory too low problem.

Solution 2: Recommended solution is to upgrade your physical memory (RAM) according to requirements of the kind of applications that you run on your computer. If you upgrade RAM or not, the following procedure will help prevent this warning by increasing the virtual memory limit.
  • Right click on My computer icon and click properties.
  • This will show system properties window. Click on a advanced tab and click on the settings button under heading performance.
  • This will open performance options window. Click on advanced tab and click on change button under heading virtual memory.
  • Check if the space available is set to some custom value or double the RAM size ?
  • If it is not double the RAM memory size , then select the size option set the virtual memory size double the RAM Size and press set button and press OK button.
  • Restart the computer.

How To Uninstall GrooveMonitor.exe

GrooveMonitor is a service utility that tracks groove behavour and creates reports for error reporting to MS (what else does it report?). It loads on startup. It gets installed when you install Office 2007. However it doesn't get uninstalled when you uninstall Office 2007. GrooveMonitor starts upon Windows startup (via registry key: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run).
To remove GrooveMonitor from your machine you have to go to Control Panel and then select Add/Remove programs. GrooveMonitor is one of the displayed applications. Uninstall it from there. That should do it for any normal windows program. Not surprisingly Microsoft himself often violates this basic principle (which surprisingly would give you more control over their crappy [pardon my French] software), and GrooveMonitor will still load on startup.
You can however use msconfig to prevent it from coming up on Windows startup.
1. Go to Start menu and click Run
2. Type msconfig and press Enter.
3. Go to Startup tab and then uncheck any reference to "groovemonitor"
4. Reboot
Note: Some malware may also camouflage themselves as GrooveMonitor.exe, particularly if they are located in c:\windows or c:\windows\system32 folder.
GrooveMonitor is currently owned by Microsoft Corporation.

Disable Dr. Watson

Watson is a debugging tool in windows , which sometimes becomes quite irritating when ever it pops up suddenly .

Here is a method to disable it , if it bugs you :

Dr. Watson can be disabled using the registry editor:
  1. Start the registry editor (Start >> Run >> type "regedit.exe" >> Hit enter )
  2. Navigate to HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows NT \ CurrentVersion \ AeDebug
  3. Click on AeDebug and click Del
Alternativly just set HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows NT \ CurrentVersion \ AeDebug \ AUTO to 0

To re-enable Dr. Watson type "drwtsn32 -i" in run window.

Changing XP password without old password

Here is a technique to change XP password of your friend's login pc without knowing any hint or old passwords:

just open CMD PROMPT and type as shown below
C:/ net user username newpassword <----|

for example...

If your friend's username is Gaurav, and you want to change itz password to Bhatia

Type as shown below:

C:/net user Gaurav Bhatia <====

tats all u have successfully changed ur friendz password to "Bhatia"

If you are the admin of pc then go to CMD prompt and type
"""""control userpasswords2""""""
here you can change the password

Disable USB Ports

Here is a way to disable USB ports in an Active Directory Domain


In Active Directory Users and Computers, open an existing GPO or create a new one and open it. Use the security settings of that GPO to specify which computers it affects.

In that GPO, go to Computer Configuration – Windows Settings – Security Settings – File System and create a new entry (right-click File System and select Add File). Specify the location of USBSTOR.INF (usually SystemRoot%\Inf\USBSTOR.INF)
Change the security settings of the new entry. The security settings that you specify here will be enforced on the USBSTOR.INF of every computer to which the GPO is applied. This process is not additive, which means that the previous security settings of USBSTOR.INF will be overwritten by the ones given in the GPO. It is therefore recommended to grant full control to SYSTEM and local administrators. But unlike in the default security settings of USBSTOR.INF, you should not grant any priviledges to Everybody. You do not need to explicitly deny access – just omit an entry for Everybody. Optionally, you can grant read access to a certain group. Members of this group will be able to use USB storage.

Repeat the above two steps for USBSTOR.PNF.

Download USBSTOR.ADM.

Back in the GPO, right-click Administrative Templates under Computer Configuration and select Add/Remove Templates. Click Add and browse to the location of USBSTOR.ADM. Close the dialog.

You should now have an additional entry called Services and Drivers in Administrative Templates. Click on it. If it is empty, select View from the menu and uncheck Show Policies Only. Click back on Services and Drivers in Administrative Templates. It should now show the USB Storage policy. Double click it, select Enabled and pick Disabled from the Startup Type drop down. Again, the policy must be enabled wheras Startup Type must be Disabled.
Close the dialog as well as the GPO and boot/reboot one of your workstations. Make sure no USB strorage device is connected to that computer. Log on with administrative privileges and check the permissions of USBSTOR.INF and USBSTOR.PNF. Check the value of the HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor\Start. It should be 4. It is also ok if the UsbStor key doesn't exist at all.
On the same workstation, log off and back on as a user that should not have access to USB storage. Connect a USB memory stick or a similar device. Nothing should happen. Remove the memory stick.

Log on as a user that should have access to USB storage and execute net start usbstor in a command shell or at Start – Run before connecting the memory stick. The memory stick should initialized and mapped to a drive letter. If USBSTOR fails to start, it's probably because this is the first time a memory stick is plugged into the workstation in which case USBSTOR is not yet installed. Nevertheless, the memory stick should be initialized and mapped correctly but you need to reboot in order to reapply the administrative template such that USBSTOR is disabled again. Alternatively, you can disable it manually by downloading and double clicking USBSTOR.REG as well as executing net stop usbstor.

Instruct the users with access to USB storage that they need to execute net start usbstor before they can connect a USB storage device.

How to turn off Low Disk Space warning in Windows XP ?

Annoyed by the Low disk space warning that comes in the tray icon whenever your disk runs out of space ? Do you want to turn of the Low disk space warning ?
  • Open your registry editor by typing " REGEDIT " in the run prompt .
  • Navigate as follows : HKEY_CURRENT_USER\ Software\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Policies\ Explorer.
  • Now Right Click in the right pane , Click New -> Dword and name it as NoLowDiskSpaceChecks. .
  • Double-click on NoLowDiskSpaceChecks, and enter the value as 1, and press OK.
Thats it . From now on you wont get annoying Low disk space error

Enable Auto Login - Windows XP

Below are the procedure for XP Auto login :

Start -> Run type regedit then click OK

Locate the following registry entry:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

In Right Side Pane :

Double-click on DefaultUserName then type your user name as value and click OK
Double-click on DefaultPassword then type your password as value and click OK

If there is no entry like DefaultPassword, then create it using the following steps:

Rightclick and select New, and then select String Value
Type DefaultPassword as value name and Press OK
Double click on newly created entry and type your password there as value

If DefaultPassword string is not specified then Windows XP automatically changes the value of AutoAdminLogon key from 1 (true) to 0 (false) to turn off AutoAdminLogon facility.

Double-click on AutoAdminLogon entry then type 1 as value and Press OK

If there is no entry like AutoAdminLogon, then create it using the following steps:

Rightclick and select New, and then select String Value
Type AutoAdminLogon as value name, and then Press OK
Double Click the newly created key and type 1 as value

Close Registry Editor

Restart your PC, now your XP can log in Automatically.

Kamis, 28 Oktober 2010

windows 7 me-restart terus – Tips Windows 7

Windows 7 bukanlah sistem operasi “sakti” yang bebas masalah. Meski sudah jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, ada saja kekurangan di sana sini. Masalah yang muncul bisa bermacam-macam, mulai dari aplikasi crash gara-gara tidak mendukung, sampai penyakit doyan restart sendiri.

Kejadian restart otomatis ini sebenarnya bukanlah suatu bug, tetapi justru fasilitas yang memang dimiliki Windows jika ia mendeteksi adanya masalah pada sistem. Meski begitu, alih-alih membantu, fitur ini bisa jadi malah bikin sebal.

Untuk mencegahnya, simak langkah-langkah berikut:

1. Klik “Start à Control Panel à System and Security à System”.
2. Klik “Advanced system settings”, lalu klik tombol “Settings” yang ada di dalam kotak “Startup and Recovery”.
3. Sebuah jendela baru berjudul “Startup and Recovery” akan muncul. Carilah kotak cek “Automatically restart” pada boks “System failure”, lalu hilangkan tanda cek di depannya.
4. Klik “OK” dan “OK” sekali lagi untuk menyimpan perubahan dan keluar dari “Sistem Properties”.

Sumber: PCplus

Cara Merawat Monitor LCD dan Keyboard Notebook Laptop


Keyboard dan monitor LCD merupakan komponen notebook yang paling rentan terhadap kerusakan. Misalnya saja ketika tanpa sengaja keyboard tersiram air ataupun monitor tergores saat dibersihkan.

Berikut ini beberapa tips untuk mencegah kerusakan pada komponen monitor LCD dan keyboard notebook.



Monitor LCD


1. Engsel LCD

Kalau diperhatikan dengan seksama, di dalam lipatan antara CPU dan monitor LCD terdapat engsel yang memungkinkan kedua komponen itu dikatupkan satu sama lain. Perlu disadari bahwa beban terberat dalam suatunotebook adalah pada bagian engsel tersebut.

Oleh karena itu jangan memberikan hentakan pada saat membuka monitor sewaktu mau mengaktifkan notebook. Demikian juga sebaliknya, jangan menutup monitor terlalu keras ketika selesai menggunakan komputer jinjing tersebut.

Memang yang namanya musibah tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, bilaterjadi retak, segera perbaiki di dealer resmi. Hal itu dimaksudkan agara kerusakan tidak merambat ke tempat lainnya.

2. Separoh harga notebook

Layar LCD sangat tipis dan mudah pecah, karenanya perlakukan denganbenar dan jangan sampai kena benturan, tekanan, goresan yang bisamerusaknya. Ingat sekitar 50% dari harga notebook merupakan harga dari layar LCD tersebut.

3. Membersihkan LCD

Lalu bagaimana kalau layar LCD notebook berdebu? Apakah harus didiamkan? Tidak diharamkan untuk membersihkan monitor LCD .

Dengan berjalannya waktu, layar NB akan menjadi kotor dan berdebu. Anda dapat menyemprotkan cairan khusus pembersih LCD ke kain lap dan menggosok layarnya perlahan lahan. Gunakan kain yang lembut dan tidak kasar. Jangan menyemprotkannya langsung ke permukaan layar karena cairan dapat meleleh ke bawah dan bisa merusak rangkaian elektroniknya.

Jangan gunakan cairan pembersih plastik atau glass cleaner sembarangan karena bisa merusak lapisan pelindung yang berfungsi mencegah sinar memantul.
Kalau tidak ada cairan pembersih khusus tersebut, sebaiknya menggunakan air yang dicampur sedikit sabun mandi.

Keyboard

1. Kotoran di sela tombol

Letak tombol keyboard yang saling berhimpitan dengan sedikit sela seringkali menyebabkan debu, kotoran, dan remah-remah bersembunyi di sela-sela tombol.

Membersihkan Keyboard

Vacuum cleaner merupakan alat yang cocok untuk membersihkan kotoran dan remah remah yang tersembunyi di celah celah Keyboard.

Alternatif lain adalah dengan menyemprotkan udara di antara tombol-tombol keyboard. Jangan menggoncangkan dan mengetuk Keyboard dengan keras karena bisa merusaknya.

2. Tersiram cairan

Menumpahkan minuman ke Keyboard bisa terjadi pada siapapun. Bila itu yang terjadi, segera matikan Notebook, letakkan kertas tissue / kain lap di atas keyboard dan balikkan untuk mengeringkan cairan yang masuk kedalamnya dan mencegah masuk ke komponen lainnya.

Pada beberapa merek NB tertentu seperti halnya Acer, konstruksi NB memungkinkan cairan mengalir ke bagian dasar tanpa merusak rangkaiannya.

Tips Disable Copy Paste File

Apakah PC atau laptop Anda sering digunakan oleh orang lain? Jika, ya, apakah mereka sering mengcopy data atau file-file penting tanpa seizin Anda? Jika menghendaki, Anda dapat membuat file-file penting Anda tersebut tidak dapat dicopy paste begitu saja. Berikut Tips Men-Disable Copy Paste File bersama Tips dan Trik Komputer sehingga setiap user tidak dengan mudah untuk melakukan copy paste file-file kita ke media penyimpanan, seperti flash disk, disket, CD/DVDRW, media portable lainnya. ikuti cara dibawah ini:

* Klik Start >> Run >> ketik Regedit kemudian OK atau ENTER.

* Klik HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

* Klik kanan pada Control pilih New >> Key kemudian beri nama “StorageDevicePolicies”
(tanpa tanda kutip)

* Klik kanan pada StorageDevicePolicies kemudian pilih New >> DWord Value kemudian beri
nama “WriteProtect” (juga tanpa tanda kutip).

* Kemudian klik double pada WriteProtect tersebut, kemudian ganti value datanya menjadi 1.

* Kemudian Restart Komputer/Laptop Anda.

* Selesai

Jika ingin mengembalikan ke kondisi semula, ganti value datanya menjadi 0.

Tips Mencegah Perintah Shut Down

Ketika kita sedang mengerjakan tugas atau sesuatu dengan komputer, kadang-kadang kita harus meninggalkan komputer tersebut untuk beberapa saat. Nah, di saat demikian, bisa saja, anak atau isteri Anda atau bahkan seseorang yang kebetulan melihat komputer tersebut menyala bermaksud untuk mematikannya dengan berbagai alasan, misalnya penghematan listrik, atau bahkan sengaja iseng untuk mengerjai Anda. Untuk mencegah hal itu terjadi.

Masih seperti biasanya tips kali menggunakan fasilitas Windows yang tidak asing bagi kita, yaitu registry editor.

Langkah-langkahnya sebagai berikut.

Klik Start >> Run >> kemudian ketikkan regedit kemudian OK atau ENTER hingga muncul jendela registry editor.

Klik HKEY_CURRENT_USER >> software >> Microsoft >> Windows >> Current Version >> Policies >> Explorer

Kemudian pada panel sebelah kanan, klik New >> DWORD value

Kemudian ubah/beri nama DWORD value tersebut dengan “NoClose” (tanpa tanda kutip).

Kemudian klik kanan pada value name “NoClose” tersebut kemudian pilih modify

Kemudian akan muncul jendela Edit DWORD value

Data : (0 = disable, 1 = enable)

Untuk mencegah perintah shutdown, Anda harus mengisikan 0 dan 1 jika sebaliknya.

Kemudian Restart PC / laptop Anda.

Selesai.

Rabu, 27 Oktober 2010

Mematikan Autorun CD Drive

Mematikan Autorun CD Drive : Ketika kita memasukkan sebuah kepingan CD (baik kepingan CD program, CD Audio, maupun CD Video) ke dalam komputer maka system akan menjalankannya secara otomatis. Di satu sisi, hal ini memang sangat membantu namun di sisi lain, kadang-kadang justru merepotkan kita karena dapat menyebabkan komputer menjadi lambat. Dan yang paling rawan adalah jika media tersebut mengandung virus etc maka virus tersebut akan langsung bekerja dan dapat menginfeksi komputer kita. Oleh karena itu, jika menghendaki, kita dapat menon-aktifkan Autorun tersebut dengan mengotak-atik regedit. Berikut langkah-langkahnya.

Pertama, jalankan regedit dengan cara START >> Run >> kemudian ketikkan “regedit” (tanpa tanda kutip) kemudian tekan OK atauENTER.

Kedua, masuk HKey_Local_Machine\System\CurrentControlSet\Services\Cdrom

Ketiga, pada panel sebelah kanan, klik double pada dword AutoRun hingga muncul jendela “Edit Dword Value”

Keempat, kemudian ganti value data-nya menjadi 0.

Kelima, klik OK

Keenam, tutup jendela regedit

Ketujuh, selesai

Sekarang, coba masukkan sebuah CD ke dalam computer dan pastikan CD tidak dijalankan secara otomatis lagi

Senin, 31 Mei 2010

Cara Mendisable My Computer Pada Windows XP

Cara Mendisable My Computer Pada Windows XP. Jika komputer kita sering digunakan oleh orang lain, untuk keamanan mungkin kita perlu memberikan sedikit proteksi terhadap komputer tersebut. Salah satu proteksi yang dapat kita lakukan adalah dengan membatasi user lain untuk mengakses My Computer yang biasanya digunakan user untuk mengakses system drive komputer

Langkah-langkah untuk mendisable My Computer adalah sebagai berikut.

Pertama, jalankan regedit.

Kedua, klik HKey_Classes_Root\CLSID

Ketiga, temukan value berikut ini.

20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D

Atau jika kesulitan, gunakan submenu “Find” pada menu “Edit”

Keempat, kemudian hapus value tersebut.

Kelima, restart komputer untuk mengetahui hasilnya.

Cara Mematikan System Beep

Cara Mematikan System Beep. Masih dengan Tips Trik Regedit, pada postingan kali ini, Tips dan Trik Komputer akan mengetengahkan tips atau cara mematikan System Beep. Secara default, ketika terjadi masalah, Windows akan memberikan tanda kepada penggunanya dengan mengeluarkan (suara) beep. Jika kita bekerja di ruangan sendiri, mungkin suara beep tersebut tidak akan menganggu orang lain. Namun, ketika kita bekerja pada ruangan yang membutuhkan ketenangan, seperti pada ruangan perpustakaan, maka suara beep tersebut dapat mengganggu orang yang lain. Jika bermaksud mematikan system beep, berikut tips triknya.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
Pertama, jalankan Regedit dengan cara klik [Start][Run] kemudian ketikkan “regedit” dilanjutkan ENTER atau OK hingga akan muncul jendela “Register Editor”.
Kedua, klik HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Sound
Ketiga, kemudian pada panel sebelah kanan, klik double “Beep” kemudian ubah value-nya menjadi “No”, seperti screenshot di bawah ini. Jika suatu saat, ingin mengembalikan kepada pengaturan semula, kita tinggal mengubah value-nya lagi menjadi “Yes”

Keempat, tutup jendela “Registry Editor” kemudian restart komputer

Kamis, 11 Maret 2010

Add “Hide File Names” Option in “View” Menu in Windows Vista

Names Option in View Menu in your Windows Vista ...... this trick works only with Windows Vista.

1. Open a folder, in which you want to add this option. If you want to add this option in all folders, then open the parent folder. e.g. if you want to add the option in every folder of E: drive, then open E: drive.

2. Right-click on a blank area in the folder and select “Customize This Folder". You can also get this option from “View -> Customize This Folder.

3. It’ll open “Customize” tab. Now select “Pictures and Videos” option from “Template” drop-down box.
NOTE: If you want to add the option “Hide File Names” to a particular folder then make sure to un-check the option “Also apply this template to all subfolders“, otherwise enable this option.

4. Now Apply it and see the magic.
Now you’ll get an extra option “Hide File Names” in “View“. Which can hide file/folder names in that particular folder.Actually in Windows XP we can hide file/folder names by pressing key and selecting “View -> Thumbnails“. Since they hv removed “Thumbnails” option from “View” menu, I think thats why this option was added to folders having their templates as “Pictures and Videos”.

Senin, 22 Februari 2010

Tips Menyembunyikan My Recent Documents dari Menu Start

Tips Menyembunyikan My Recent Documents dari Menu Start. Secara default, menu My Recent Documents ditampilkan pada menu Start. Jika menginginkan, kita dapat menyembunyikannya sehingga orang lain tidak dapat melihat jejak atas dokumen apa saja yang baru saja kita buka. Jika tertarik, silakan ikuti tipsnya bersama Tips dan Trik Komputer berikut ini.



Pada kesempatan ini, Tips dan Trik Komputer akan menggunakan fasilitas Windows XP, Registry Editor. Namun sebelum melakukannya, saya sarankan untuk melakukan backup registry terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan.


Pertama, jalankan regedit (registry editor) dengan cara [Start] >> [Run] >> kemudian ketikkan “regedit” kemudian dilanjutkan dengan OK atau ENTER hingga muncul jendela Registry Editor.


Kedua, kemudian klik

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
Policies\Explorer


Ketiga, pada folder Explorer buatkan DWORD Value kemudian beri nama “NoRecentDocsMenu”


Keempat, klik double DWORD Value yang baru saja kita buat tersebut sehingga muncul jendela “Edit DWORD Value” kemudian isikan pada value data dengan 1

Kelima, klik OK dan restart PC.


Kelima, untuk menampilkan kembali, ulangi langkah-langkah di atas kemudian isi value data menjadi 0.

Most Wanted